Sabtu, 24 November 2012

Pemberian Tuhan Selalu yang terbaik

 TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.
Mazmur 5:4

Tuhan Selalu Memberi Hari Yang Baik – Hari ini adalah hari yang telah dijadikan oleh Tuhan, oleh sebab itu marilah kita bersuka untuk-Nya. Tuhan sudah memberikan kita kesempatan untuk hidup dan menikmati hari-hari dan selalu mencurahkan berkat-berkat-Nya.
Tidak ada hari yang tidak baik. Semua hari itu baik. Semua tergantung bagaimana cara kita memperlakukan hari-hari itu. Ada beberapa cara untuk menjadikan hari itu baik.
1. Awali hari bersama Tuhan >> Berdoalah kepada Tuhan sebelum kita menjalani semua aktifitas kita. Doa dapat membuat semua perkerjaan kita menjadi fokus kepada hal-hal yang baik. Dengan doa, maka Tuhan akan menyertai dan memberkati semua yang telah kita kerjakan.
2. Buatlah rencana pekerjaan >> Susunanlah semua jadwal perkerjaan yang akan kita kerjakan hari ini. Lakukan semua pekerjaan itu dengan optimis, karena bila kita melakukannya dengan rasa pepsimis, maka kita tidak akan mendapatkan hasil yang maksmimal. Andalkanlah Tuhan dalam setiap pekerjaanmu.
3. Hadapi hari dengan antusias >> Antusias berasa dari kata entheos yang berarti di dalam Tuhan. Sertakan Tuhan dalam setiap hari-harimu. Sertakan Tuhan dalam setiap rencanamu, maka Tuhan akan menyertai setiap langkahmu.

Aku Besyukur Untuk Hari Ini

Aku besyukur untuk hari ini, itulah yang aku ucapkan saat pertama kali aku membuka mata di pagi hari. Aku ada hari ini, semua karena kasih kemurahan Tuhan. Tuhan masih memberiku kesempatan dan kepercayaan untuk melakukan banyak hal untuk hari ini.

Kehidupan ini seperti detik pada jarum jam. Kita tidak tahu kapan detik pada jam itu akan berhenti. Seperti itulah hidup kita, kita tidak tahu kapan Tuhan akan menghentikan hidup kita. Maka hargailah setiap detik-detik yang Tuhan berikan kepada kita.

Saat ini aku sedang berada di kantor. Ya, aku sedang bekerja lembur akhir bulan. Aku bekerja di bagian keuangan di sebuah perusahaan ternama di Indonesia. Semua karena campur tangan Tuhan sehingga aku bisa bekerja di sini. Tuhan telah menunjukkan otoritasnya dan Tuhan menjadikan segala sesuatu menjadi mungkin.

Aku lulusan analis kimia dan pernah bekerja di industri farmasi. Rupanya Tuhan memiliki rencana yang unik di dalam hidupku. Tuhan membawaku bekerja di bagian keuangan.

Pada saat interview, ada 4 kandidat, aku termasuk salah satunya. Modal yang mereka bawa tidak main-main, ada yang lulusan perbankan dan ada juga yang sebelumnya pernah bekerja di bank. Lalu aku siapa? Punya modal apa untuk melamar dibidang keuangan? AKU PUNYA YESUS !

Saat aku berserah, Yesuslah yang berperang bagiku. TIDAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI YESUS ! Dari 4 pelamar, hanya aku yang diterima di perusahaan tersebut.

Kalau kita bersungguh-sungguh mengasihi Tuhan, maka Tuhan juga akan sungguh-sungguh mengasihi kita. Saat kita memberi kepada-Nya, memberi waktu untuk bersekutu, memberi perpuluhan, memberi perhatian kepada sesama, maka Tuhan juga akan memberi kita berkat-berkat yang luar biasa.

Polda Dinilai Lambat Usut Disclaimer

 
 MANADO — Kepolisian Daerah (Polda) Sulut ditantang untuk dapat menuntaskan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas sejumlah daerah yang mendapat opini disclaimer dalam pengelolaan keuangan. Sebab koprs yang dipimpin Brigjen Pol Dicky Atotoy itu dinilai lambat dalam pengusutan kasus tersebut.     
                 
Pendapat tersebut disampaikan beberapa pemuda Sulut, antaranya Junaidi Wowiling SPd. “Temuan BPK seakan percuma, karena belum ada follow-up berarti yang ditunjukkan kepolisian,” tutur Jun saat diwawancarai, Jumat (23/11) kemarin.

Bahkan pemuda ini menduga seolah kasus ini sengaja dibiarkan Polda Sulut.   “Masalah ini seakan dibiarkan. Sebab hingga saat ini belum terdengar, sampai sejauh mana penanganannya,” tambah guru muda tersebut yang aktif mengikuti perkembangan polemik ini.

Terkait sorotan ini, Kapolda Sulut Brigjen Pol Dicky Atotoy punya jawaban yang mendasar mengapa kasus ini terkesan berjalan di tempat. Menurut Atotoy laporan disclaimer BPK ini memang ditangani dengan sangat hati-hati. “Karena hal ini bisa dimanfaatkan oknum tertentu karena sarat kepentingan politik, dan tentunya bisa dipolitisasi,” terang Atotoy.

Lebih jauh, Atotoy mengatakan bahwa disclaimer pada pengelolaan keuangan tidak serta merta telah terjadi tindakan korupsi pada pengelolaan di kabupaten/kota. “Opini disclaimer belum bisa menentukan adanya tindakan pidana, sebab bisa saja hanya kesalahan administrasi,” tandas jenderal bintang satu itu.

Namun begitu, menurut Atotoy, pihaknya terus berkoordinasi dengan BPK dalam mengembangkan temuan tersebut. “Ada beberapa temuan khusus yang sedang kami dalami, buktinya kami telah memanggil beberapa pihak terkait untuk mengklarifikasi,” lanjut Atotoy, sembari berpesan pada masyarakat agar sabar menanti hasil pemeriksaan polisi.
 

Boediono Terlibat Century, Orang Baik Takut Ambil Kebijakan

Wakil Presiden Boediono
Politisi Partai Demokrat, Hayono Isman, mengaku, terkejut dengan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan menetapkan Wakil Presiden Boediono sebagai tersangka kasus bailout Bank Century.

"Saya sangat terkejut, bagaimana orang baik seperti Pak Boediono bisa menjadi tersangka, saya tidak mengerti," ujar Hayono, usai penutupan Dialog Interfaith Antarparlemen Negara Anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI), di Nusa Dua, Bali, Jumat (23/11/2012).

Menurutnya, keputusan KPK ini akan bermasalah serta dapat menimbulkan situasi yang membahayakan, di mana orang-orang baik ketakutan dalam mengambil keputusan untuk mengatasi masalah masyarakat dan bangsa.

"Orang akan takut karena berbuat baik akan bisa di KPK-kan, jadi ini kan mengerikan begitu," ujarnya.

Hayono berpendapat, upaya menggiring Boediono agar ditetapkan menjadi tersangka tak lepas dari tekanan parlemen. Padahal, kata dia, Boediono merupakan seorang pribadi yang bersih, yang pada saat itu menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) harus mengambil kebijakan negara untuk menyelamatkan ekonomi nasional agar tidak kembali jatuh seperti 1998.

Hayono menjelaskan, boleh saja terjadi perbedaan pendapat terkait bailout Century, namun harus diingat di mana keuangan suatu negara ambruk dimulai dari truntuhnya bank-bank kecil. Untuk itu, bank kecil perlu diselamatkan supaya tidak berkembang ke bank-bank besar lainnya.

"Menurut saya betul, kebijakan itu betul untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia saat itu, mengenai orang-orang yang menyalahgunakan kebijakan itu, ya silakan diproses secara hukum," tegasnya.

Lebih lanjut, Hayono mengatakan, sosok Siti Fadjrijah, mantan Deputi BI yang terlibat bailout Century, merupakan orang yang sangat sederhana dan tidak pernah berubah.

"Tolonglah dilihat, apakah ada aliran dana kepadanya. Apakah ada ada aliran dana ilegal kepada Ibu Siti, kepada keluargnya, menurut saya tidak ada," pungkasnya.

Sumber

Presiden Dipermalukan

Sekretaris Jenderal PDI-P Tjahjo Kumolo.
Langkah Sekretaris Kabinet Dipo Alam melaporkan dugaan kongkalingkong di tiga kementerian dengan Dewan Perwakilan Rakyat ke Komisi Pemberantasan Korupsi, dapat dinilai telah mempermalukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pasalnya, pelaporan itu dilakukan Dipo tanpa koordinasi dengan Presiden.
Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, Minggu (18/11/2012) kepada

Tjahjo menyatakan, awalnya mengapresiasi langkah Dipo yang melaporkan adanya dugaan kongkalingkong tersebut ke KPK. Dipo dinilai telah memberikan bukti awal untuk ditindaklanjuti KPK.
Namun, Tjahjo mengaku kaget karena Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menyatakan, pelaporan Dipo itu sebagai tindakan politik pribadi dan dilakukan tanpa koordinasi dengan Presiden Yudhoyono.
"Saya bingung, mengapa tata kelola penyelenggaraan pemerintahan karut marut seperti ini? Ada menteri yang saling menyerang satu sama lain secara terbuka di publik," tanya Tjahjo.
Tjahjo mengatakan, tugas sekretaris kabinet adalah mengkoordinasikan tugas-tugas kementerian. Jika ada tindakan kementerian yang tidak sesuai dengan arahan atau garis kebijakan Presiden, sekretaris kabinet seharusnya melaporkannya terlebih dahulu ke Presiden.
"Langkah sekretaris kabinet seharusnya selalu dikoordinasikan dengan Presiden. Upaya mencari jalan sendiri demi popularitas pribadi, harus dihindari," tambah Tjahjo.
Namun, dalam kasus pelaporan Dipo ke KPK, sekretaris kabinet terlihat seperti mendahului kebijakan Presiden dan bahkan memporak-porandakan jajaran kementerian yang seharusnya dikoordinasikannya. "Ini sama saja Presiden telah dipermalukan oleh pembantu sendiri," tutur Tjahjo.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi II DPR perlu meminta penjelasan dari Dipo dan Julian Aldrin Pasha untuk mencari tahu dan meluruskan apa yang sebenarnya terjadi di lingkungan istana belakangan ini.

Sumber

JK Tak Keberatan Duet dengan Megawati

Wakil Presiden RI 2004-2009 M Jusuf Kalla mengungkapkan, dirinya berpeluang berduet dengan Megawati Soekarnoputri pada Pilpres 2014. Kalla mengaku tidak keberatan maju menjadi calon wakil presiden.
"Selama tidak mengatasnamakan Golkar, saya tidak keberatan," kata pria yang kerap di sapa JK ini di Kampus Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Serpong, Banten, Sabtu (24/11/2012).
Kalla mengatakan, dirinya tidak perlu minta izin Golkar untuk mendampingi Mega. Sebab, lanjutnya, hal itu tidak berhubungan dengan Golkar. Kalla mengakui akan maju meskipun tanpa Golkar.
"(Menjadi pendamping Mega) itu masih mungkin. Dalam politik, semua hal masih mungkin terjadi," terangnya.
Ia menambahkan, dirinya telah melakukan pembicaraan dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). JK juga mengatakan, dirinya sudah sering bertemu PDI-P. Namun, ia menampik jika PDIP-P sudah meminangnya menjadi Cawapres.
"Itu masih masalah ke depan lah," pungkasnya.

Sumber

BI: Ekonomi Indonesia Tertinggi di Dunia

Gubernur BI Darmin Nasution

Bank Indonesia (BI) menilai ekonomi Indonesia selama delapan tahun terakhir telah tumbuh rata-rata sekitar 6,1-6,2 persen per tahun. Nilai tersebut merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.
"Meski di tengah ketidakpastian global, pertumbuhan ekonomi Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia," kata Gubernur BI Darmin Nasution saat memberikan sambutan di Bankers Dinner, Menuju Pertumbuhan Berkesinambungan dan Inklusif: Tantangan di tengah Gejolak Global di Gedung BI Jakarta, Jumat (23/11/2012).
Menurut Darmin, Indonesia memang masih dibayangi oleh kelesuan berkepanjangan di negara maju. Namun Indonesia masih ditopang oleh meningkatnya kelompok kelas menengah yang terus menguat.
Sehingga hal tersebut akan memperkaya keragaman basis permintaan barang dan jasa di pasar domestik. "Hal tersebut secara persisten menopang ekspansi perekonomian," jelasnya.
Bila dibanding dengan negara regional, pertumbuhan ekonomi Indonesia dibanding negara sekawasan pada 2001 hingga 2009 memang lebih tinggi.
China masih memimpin pertumbuhan dengan rata-rata 9,3 persen, Malaysia 4,8 persen, Filipina 4,7 persen, Singapura 5,6 persen dan Thailand 3,1 persen.

Sumber