TONDANO– Tokoh Langowan Sherpa Manembu, menyerukan kepada pendukung
CNR-DJT untuk mewaspadai adanya kecurangan oleh kandidat lain, jelang
lima hari sebelum pencoblosan pada 12 Desember nanti.
“Kita sudah mendeteksi akan adanya kecurangan yang dilakukan oleh
pihak-pihak yang meneriaki orang lain curang. Karenanya harus waspada,
istilahnya ketika satu tangan menunjuk, perhatikan tangan satunya lagi.
Ini biasa dilakukan oleh orang-orang yang tidak jujur dan takut kepada
kekuatan rakyat yang semakin solid memenangkan CNR-DJT,” kata Sherpa.
Ada banyak cara yang akan dilakukan oleh pihak lain, jika melihat
perkembangan terakhir bahwa dukungan untuk mereka sendiri melemah. Mulai
dari pernyataan tidak jujur, pembangunan opini negatif melalui media
massa, hingga menekan tokoh-tokoh pendukung CNR-DJT pun dilakukan.
Hal itu tentunya hanya mungkin dilakukan oleh pihak yang takut dan
kemudian melempar isu negatif kepada pihak lainnya. Sehingga kemudian
jika pihak yang dituduhnya memenangkan Pilbup, akan langsung dicap
sebagai buah dari kecurangan.
Untuk CNR-DJT dikatakan politisi kawakan Partai Golkar Sulut ini, hingga
saat ini tetap bekerja dengan jujur dan bersih sesuai karakter kedua
calonnya. Sehingga kerja politik yang dilakukan adalah, kerja-kerja
pemenangan yang mengandalkan kekuatan rakyat dan selalu menyandarkan
diri kepada kekuasaan Tuhan.
“Ada istilah lempar batu sembunyi tangan. Ini untuk menimbulkan efek
psikologis kepada rakyat Minahasa, bahwa bila mereka tidak menang,
berarti mereka dicurangi. Itu sama saja dengan menghianati suara rakyat
yang jujur. Ingat dalam politik ada bahasa suara rakyat suara Tuhan,”
tandasnya.
Hal senada dikatakan Sekretaris DPC Partai Demokrat Minahasa Nolvy
Tumalun dan Wakil Sekretaris DPD II Partai Golkar Minahasa Yulius
Dimpudus. Menurut keduanya, tanda-tanda menggiring opini kecurangan
kepada pihak CNR-DJT sudah mulai terlihat sebulan belakangan ini.
Hal ini sangat berbahaya, karena opini akan menimbulkan konflik sosial
di tengah masyarakat nantinya. “Ketika mereka dianggap bersih, dan
lainnya curang, maka apapun yang terjadi selalu dituduhkan kepada pihak
lainnya. Penggiringan opini ini, paling jelas kita lihat ada di media
massa yang membangun opini negative mengarah kepada CNR-DJT,” kata Nolvy
dan Yulius.
Sumber
Related Articel:
- Ruhut: Diisi Pengkhianat, Nasdem Bakal 'Nyungsep'
- Surya: Terserah JK, Mau atau Tidak Digaet NasDem
- Surya Paloh: Ini Salah-salah Bisa Disebut Haus Jabatan
- Surya Paloh: Hary Keluar, NasDem Jangan-jangan Lebih Hebat
- Partai Politik Lokal Minahasa
- JK: Indonesia Siap Dipimpin Presiden Non-Jawa
- PAN, GOLKAR, PKPB INCAR MARON
- Mengapa Roy Suryo Menjadi Menpora?
- Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2014
- Demokrat: Harus Putra-Putri Asli Mitra
- Rizal Mallarangeng: KPK Sudah di Jalan yang Benar
- Presiden: Tak Ada Perombakan Kabinet
- Sumendap Harus Kerja Keras, Incumbent Masih Terkuat
- CNR-DJT Belum Menyerah
- THL Didorong untuk Mitra 1
- Siti Hartati Murdaya Menyetujui Adanya Pemberian Rp 1Miliar Untuk Bupati Amran Batalipu
- Demokrat Bukan 'SBY Fans Club'
- Terkuak Semua Lewat Rekaman Pembicaraan Mantan DPP Demokrat Hartati Murdaya
- Ruhut: Anas Tersangka, Aku Lengserkan 'Badut-badut' Itu!
- Mendagri: 70 Persen Pemekaran Daerah Gagal
- Angie Menyesal Masuk Politik
- DPP Demokrat Akui Ruhut Ganggu Soliditas Internal
- Di Tombatu Utara, Tak Terdaftar Dinyatakan Lulus
- Mega Puji Olly-SHS
- JWS-IvanSa Juara Pilkada Minahasa
0 komentar:
Posting Komentar